Jalan-Jalan: Spa Alami Ala Rinjani

Mendaki gunung saat ini sedang digandrungi banget oleh sebagan besar masyarakat Indonesia, tidak Cuma yang muda, yang tua juga banyak loh yang hobi mendaki !

Nah, saya sebagai salah satu generasi muda juga suka sekali naik gunung, terutama gunung Rinjani di Lombok, selain karena memang gunung ini ada di tanah kelahiran saya, pemandangannya juga bikin ketagihan !

1 7 4
Menuju Taman Nasional Gunung Rinjani yang berada di Desa Sembalun, Lombok Timur, tidaklah susah. Mau menggunakan moda transportasi umum atau sewaan, terserah anda. Saya sendiri sih lebih memilih kendaraan umum, walaupun relative lebih lama, sekitar 4 – 5 jam perjalanan, tapi ongkosnya lebih murah. Dari Mataram, tepatnya Terminal Mandalika, cukup membayar sekitar 40.000 rupiah per orang, saya sudah tiba di Desa Sembalun Lawang, yang menjadi start awal pendakian.

Tidak lupa, sebelum mulai mendaki , saya mendaftarkan diri di Pos Pendaftaran, Rinjani Information Centre. Tidak ada syarat apapun, cukup mengisi formulir dan membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah per hari untuk setiap orangnya.

Sepanjang perjalanan saya tidak pernah bosan, kalau capek sih pasti, kenapa saya tidak pernah bosan ? tentu saja karena pemandangannya yang super indah, bayangkan saja deh padang savanna yang luas, dilengkapi dengan awan beriring dan langit yang biru cerah, indah ! tapi klimaks dari pendakian sudah pasti berada di puncaknya, walaupun perjalanan menuju kesana sangat menguras tenaga, pemandangan indah dari ketinggian 3726 mdpl sukses kok membuat energy saya kembali.

1Cuma segitu aja nih yang ditawarkan Rinjani ? tenang, masih ada hal lain yang ditawarkan Rinjani, salah satunya nih, yang paling saya suka, adalah spa dan sauna alami !

“loh, emang ada spa dan sauna di gunung?”, pastinya kalian nanya kaya gitu, yup ! Rinjani memang memiliki spa dan sauna alami atau lebih tepatnya pemandian air panas alami.

Pemandian air panas, atau bagi masyarakat disebut Aiq Kalak, letaknya dekat dari Danau Segara Anak. Dari camp ground yang berada di danau, saya tinggal berjalan saja menyusuri jalur menuju mata air. Nanti, belok kanan di dekat plang sumber air, dan voila ! air terjun dan kolam pemandian air panas tepat berada di depan mata.

Tanpa membuang waktu, segera saja saya menceburkan diri di kolam air panas, tapi pelan – pelan, soalnya panasnya bisa bikin kaget ! air panasnya sendiri berwarna agak keruh, bukan berarti kotor sih, karena keruhnya itu berasal dari kandungan belerang yang cukup tinggi. Berhubung kandungan belerangnya tinggi, sebagian besar orang percaya bahwa air panas ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit dan rematik.

6Saya sendiri sudah membuktikan, memang pegal – pegal dan kaku diseluruh badan hilang setelah berendam di air panas tersebut. Tapi, walaupun membuat badan sehat, jangn pernah sekali pun dipakai untuk minum ya, karena bisa beracun buat tubuh ! ini berdasarkan kisah nyata, salah satu teman saya berpikir bahwa kalau diminum badan bisa sehat, eeh yang ada dia malah keracunan, hehe !

Oke, cukup untuk air panasnya, selanjutnya saya akan mengajak kalian ke sauna alami yang masih berada di Rinjani. Masih dari camp ground yang ada di Segara Anak, kali ini jalannya bukan menuju ke arah mata air, tapi menuju ke bukit yang disampingnya, nanti ada papan penujuk arah yang dipasang di pohon. Jalannya bagaimana? Jangan khawatir, jalurnya tidak curam, jalan setapaknya pun jelas sekali. Menuruni lembahan, perjalanan menuju lokasi sauna alami tersebut cukup cepat, hanya sekitar 20 menit, saya sudah sampai disana. Ini dia, akhirnya saya sampai di Gua Susu, sauna alami yang tersedia di Rinjani ! Guanya sendiri tidak terlalu besar, masuk kedalam, mungkin hanya cukup untuk 5 – 6 orang saja. Sauna alami terbentuk karena ada sumber air panas yang mengalir dari dalam gua, karena panas sekali, uap airnya terperangkap di dalam gua dan menjadikannya sauna alami.

Saya betah berlama – lama di dalam, selain menyegarkan badan, panas yang dihasilkan juga mampu menyehatkan, dipercaya mengeluarkan toksin yang berada di badan. Oh iya, buat yang penasaran kenapa gua ini dinamakan Gua Susu, nih saya kasih tahu, dinamakan Gua Susu, bukan berarti air yang keluar berwarna seperti susu atau banyak susu di dalam sana, bukan! Dinamakan Gua Susu, lebih karena stalaktit dan stalagmite yang ada didalam gua berwarna putih, dan jumlahnya sangat banyak.

Masih belum puas memanjakan diri di air panas? Tenang, jangan khawatir, karena di luar gua, masih ada kolam – kolam air panas yang siap dijajal. Saya sendiri mandi lagi bersama teman – teman disana. Kapan lagi coba, puas dapat pemandangan keren, puas juga dimanjakan spa dan sauna alami ?

Buat yang belum pernah kesana, duuh kasian sekali kalian! Gih, cepat ambil cuti atau libur, packing tas kalian, dan berangkat. Spa dan sauna ala Rinjani menanti !

About contributore : Rey Maulana, anak Lombok aseli yang doyan jalan dan makan. Adrenaline junkie dan pencinta jalan gratisan sejati, hehe! Simak celotehannya di http://www.twitter.com/reymaulana114 atau nikmati jepretan amatirnya di http://instagram.com/reymaulana

Komentar Anda

comments

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below