Sekilas tentang Yayasan Anak Bangsa

Yayasan Anak Bangsa berdiri pada April 2008, didirikan oleh Khalid Isnulwadi dengan istrinya Jill Jurgens. Jill yang berkewarganegaraan Belanda merasa jatuh cinta dengan keindahan Lombok tetapi di satu sisi merasa miris dengan fenomena banyaknya anak-anak yang terlantar dan tidak mampu di Lombok.

Keceriaan Anak-Anak

Setelah melakukan riset tentang anak-anak terlantar dan tidak mampu maka dari garasi rumah Khalid dan Jill dimulailah kegiatan pembinaan anak-anak terlantar dan tidak mampu di daerah seputaran Praya, Lombok Tengah dengan 27 anak sebagai awalnya.

Salah satu anak sedang belajar

Kebanyakan anak-anak asuh pada waktu itu dari golongan keluarga yang tidak mampu dan ekonomi keluarga berada di bawah garis kemiskinan serta anak-anak yang terlantar sehingga konsep besar pembinaan anak yayasan pada waktu itu adalah “Family Care”, artinya pembinaan anak-anak asuh bersinergi dengan pemberdayaan ekonomi keluarga anak-anak asuh tersebut serta pemenuhan hak-hak dasar kebutuhan anak seperti: pendidikan, kesehatan,lingkungan yang sehat, dll..

Anak Bangsa

Anak-anak asuh juga tetap tinggal bersama orang tua mereka masing-masing dengan asumsi yayasan mereka masih membutuhkan kasih sayang dari orang tua dan keluarga mereka. Seiring waktu hingga saat ini anak-anak asuh yang dibina di dalam yayasan sebanyak 60 orang dan anak-anak di luar yayasan sebanyak 220 anak yang mencakup 5 cluster kategori anak (Anak jalanan, anak terlantar. Balita terlantar, anak dengan kecacatan(anak berkebutuhan khusus), anak berhadapan dengan hukum).

Komentar Anda

comments

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below