Klarifikasi dari IDI Terkait Wafatnya Dokter Muda Asal Lombok

Akhirnya IDI (Ikatan Dokter Indonesia) buka suara terkait ditemukannya Dokter Muda asal Lombok dalam keadaan wafat saat sedang bertugas di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro, Tangerang, Banten. Berita yang beredar viral di Social Media menyebutkan bahwa Dr. Stefanus Taofik meninggal dunia setelah berjaga selama 5 hari berturut-turut.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Adib Khumaidi menjelaskan tentang kronologis wafatnya Dokter Muda asal Lombok tersebut. Menurutnya Dr. Stefanus saat itu sedang mendapatkan tugas on call atau posisi siap menjalankan tugas.

Tugas on call sendiri maksudnya adalah stand by di rumah sakit. Menunggu jika panggilan, baik dari ICU, untuk operasi, atau ada tindakan-tindakan yang sifatnya gawat darurat, namun tidak harus sepanjang waktu duduk di meja menunggu pasien, melainkan sang dokter dapat beristirahat di ruang istirahat yang telah disediakan.

Tugas yang diperolehnya berbeda dengan Dokter UGD yang memang harus stand by di meja dokter menunggu pasien datang. Dr. Stefanus saat itu memperoleh tugas on call 2 x 24 jam. Bukan berarti harus melek 2 x 24 jam melainkan dia stand by jika ada pasien yang membutuhkan, jika tidak ada dia dapat beristirahat jelas Adib. Untuk penyebab pasti Dr. Stefanus meninggal dunia masih dalam proses pemeriksaan oleh otoritas terkait.

Komentar Anda

comments

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below