Aktivis Perempuan akan Demo Bupati Lotim Terkait Perbub Poligami

InfoLombok.Net – Keputusan kontroversial yang dikeluarkan oleh Bupati Lombok Timur Ali Bin Dachlan menuai kritikan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Aktivis Perempuanyang tergabung dalam Forum Peduli Perempuan NTB (FPPN).

Para aktivis perempuan ini mengecam keras Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 26 tahun 2014 tentang Retribusi yang menyertakan denda poligami menjadi bagian dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua FPPN, Endang Susilowati menuturkan retribusi ini justru melecehkan pihak perempuan, karena begitu murahnya PNS di Lombok Timur melakukan poligami dan perempuan dijadikan sebagai barang karena masuk dalam peraturan retribusi. Menurutnya retribusi yang hanya sebesar Rp1.000.000 ini malah mempermudah pihak yang ingin berpoligami.

Angka sebesar Rp1 juta tersebut sangat mudah dibayarkan, akan tetapi tidak memperhatikan perasaan sang istri yang sudah tentu tidak ingin suaminya berpoligami.

FPPN telah membentuk Forum Musyawarah yang terdiri dari para aktivis perempuan dan juga perkumpulan istri-istri PNS di Kabupaten Lombok Timur. Mereka akan melakukan kajian hukum dan kajian sosial sebelum akhirnya mereka akan melakukan demo di depan Kantor Bupati Lombok Timur.

Komentar Anda

comments

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below